Author: Salsabila Khansa (@_skhansa)
Main Cast :
- Taeyeon (SNSD),
- Jessica (SNSD),
- CL (2NE1),
- Mir (MBLAQ),
- Dongwoon (B2ST),
- Seohyun (SNSD),
- Nana (After School),
- Key (SHINee),
- Amber (f(x))
Minor Cast: Kahi, Leeteuk (SuJu), Park Bom (2NE1)
Length: Friendship, Romance
Author message: RCL please!!
Prev: Intro+Teaser, Part 1, Part 2, Part 3,
**A-Plus**
Author POV
Keesokan
harinya, seperti yang telah diperintahkan Kahi mereka berkumpul tepat pukul 5
di depan kampus mereka. Satu demi satu dari mereka datang, Seohyun kemudian
disusul Key dan Amber, Taeyeon, CL, Nana, Dongwoon, Mir, dan yang terakhir
Jessica.
“Wah,
nuna tidak kusangka kau akan tepat waktu.” Key menyindir. Jessica yang merasa
dirinya disindir menatap Key dengan tatapan dinginnya.
“Kau
menyindirku hah?” tanya Jessica yang kemudian menendang kaki Key. “Jangan
macam-macam padaku!”
Yang
lain hanya bisa tertawa melihat kejadian itu.
Musim
dingin sudah mulai dimulai karena itu cuaca pagi itu benar-benar dingin. Mereka
mengeratkan jaket yang mereka pakai.
“Ah,
aku ingin meneruskan tidurku...” ucap Jessica.
“Aku
juga. Kahi ssaem kemana sih? Ini sudah lewat 15 menit.”
Jalanan
masih agak gelap dan sepi, ditambah cuaca yang dingin membuat mereka terus
menguap karena mengantuk. Seketika itu terdengar suara deruan mobil. Sebuah bus
yang cukup besar berhenti di depan mereka membuat mereka menerka-nerka. Pintu
bus terbuka memperlihatkan sesosok wanita cantik.
“Kahi
ssaem?”
“Bagus
sekali kalian bisa tepat waktu. Sekarang masuklah!” Kahi mempersilahkan
murid-muridnya masuk ke dalam bus. Walau ada berbagai macam pertanyaan di
kepala mereka, mereka tidak membantah dan tetap masuk ke dalam bus.
Di
dalam bus sudah ada Leeteuk ssaem juga Bom ssaem serta seorang ajusshi yang
menyeti bus itu.
Kahi
dan Bom duduk bersama di bagian depan, sementara Jessica memilih duduk di
single chair, Key dan Amber duduk bersama begitu pula Mir dan Dongwoon.
Seohyun, Nana, dan CL memilih duduk bersama dibagian paling belakang.
Taeyeon
memasuki bus terakhir dan menimbang-nimbang akan duduk dimana. Seketika itu
tatapannya terpaku pada seseorang.
“Mau
duduk bersama?” tanyanya.
Taeyeon POV
“Mau
duduk bersama?” tanyanya.
Aku
hanya terdiam beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk. Dia menawariku duduk
bersamanya. Tentu saja aku sangat bahagia. Dapat kurasakan jantungku
berdebar-debar dengan kencangnya.
Sudah
satu jam kami menempuh perjalanan, kulihat kebelakang. Sica, Mir, dan Dongwoon
kembali melanjutkan tidur, Key dan Amber sedang bercanda bersama, Seo, Nana,
dan CL sedang membicarakan sesuatu yang membuat mereka tesenyum bahagia.
Sementara
aku hanya terdiam membisu, canggung rasanya untuk mengajaknya mengobrol dan dia
juga sama sekali tidak mencoba mengajakku. Tapi kalau begini terus aku bisa
mati kebosanan.
Aku
menarik nafas dalam dan menghembuskannya. “Ssaem.” Aku akhirnya angkat bicara.
“Sebenarnya kita akan kemana?” tanyaku pada Leeteuk ssaem.
“Itu
rahasia. Nanti juga kau akan tau.”
Aku
hanya mengangguk lagi. Syukurlah itu berhasil mencairkan suasana canggung
diantara kami. Membuat kami berbicara lebih banyak.
**A-Plus**
Jessica POV
Aku
terbangun dari tidur pulasku kemudian sedikit meregangkan badanku yang kaku.
Kulihat jam yang melingkar dipergelanganku, jam 9. Sudah 4 jam kami
diperjalanan dan 3 jam sudah aku tertidur. Perutku mulai berbunyi, lapar
sekali. Ini sudah hampir jam makan siang dan aku juga belum sarapan. Apa belum
sampai?
Aku
memegang perutku yang sangat sakit karena kelaparan. Aku melihat Taeyeon dan
menghampirinya. Ternyata dia duduk bersama Leeteuk ssaem.
“Taeyeon-a...”
panggilku ketika aku sudah berdiri di dekat Taeyeon. Aku juga menundukan
sebentar kepalaku untuk menyapa Leeteuk ssaem.
“Ada
apa Sica?” tanya Taeyeon.
“Aku
lapar. Apa kau punya makanan?” jawabku dan Taeng hanya menggeleng.
“Aku
punya sandwich. Apa kau mau?” tawar Leeteuk ssaem yang mendengar percakapan
kami. Aku hanya mengangguk. Dia memberikanku sebuah sandwich tuna, dan kemudian
memberikannya juga pada Taeng.
**A-Plus**
Aku
kembali ke tempat dudukku dan memakan sandwichku hingga habis. Aku melihat ke
jendela. Disebelah kiri aku hanya melihat hamparan laut lepas dan disebelah
kanan hanya ada gunung.
Aku
memakai headset dan menyambungkannya ke ponselku. Lagu Tamia yang berjudul
Almost mengalun indahnya. Aku mencoba memejamkan mataku, kata Almost memenuhi
kepalaku. Hampir saja kita memiliki segalanya, tapi kau menghancurkannya.
Hampir saja ... Hampir saja ...
Setetes
air mataku menetes. Ini sudah tahun keempat aku tak bersamanya. Sudah 4 tahun ini aku
seperti orang bodoh yang selalu menangis ketika mengingatnya. Awalnya kukira
aku akan kuat tapi aku tidak sekuat itu.
**A-Plus**
Author POV
Setelah
menempuh perjalanan 6 jam, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Ada tangga
untuk menuju ke puncak gunung. Kahi ssaem yang pertama berjalan, diikuti Bom
dan Leeteuk ssame, dan kemudian murid-muridnya.
“Kita
sebenarnya mau kemana sih?” tanya CL yang akhirnya mulai penasaran.
“Ikuti
saja aku.” jawab Kahi.
Dipuncak
gunung, terdapat hutan yang cukup lebat. Kahi masih berjalan terus menyusuri
hutan itu. Untung saja, cuaca saat itu dingin. Kahi menghentikan langkahnya.
Sebuah rumah mewah terlihat.
Mereka
masuk ke dalam rumah itu. Ketika Kahi menghentikan langkahnya, semua juga
menghentikan langkahnya. Kahi berbalik melihat semua muridnya, kemudian melihat
jam tangannya.
“Kalian
akan tinggal disini untuk mendapat pelatihan setiap hari.” umumnya.
“Tinggal?
Berapa lama?” tanya Mir.
“Entahlah.
Seminggu... dua minggu... atau bahkan sebulan. Kalian akan tinggal disini
sampai aku merasa bahwa kalian sudah
siap untuk audisi itu.”
“Bagaiman
kita bisa tinggal disini? Kami bahkan tidak membawa pakaian.” komplain
Dongwoon.
“Kau
kira aku tidak memikirkannya? Aku punya banyak cara untuk itu. Tenang saja.”
“Kahi
ssaem.” ucap Nana. “Aku masih punya banyak jadwal pemotretan.”
“Aku
sudah membicarakannya dengan agensimu dan mereka bilang tidak apa-apa. Dan soal
orang tua kalian, mereka semua sudah tau. Baiklah, kalian bisa istirahat sekarang
sebelum makan siang. Kamar yeoja disana dan namja disana.”
**A-Plus**
Jessica,
Nana, Amber, Taeyeon, Seohyun, dan CL memasuki kamar mereka. Kamar itu sangat
luas dengan 8 ranjang.
“Wah!
Kamar ini keren.” seru Amber.
“Kurasa
aku pernah mendengar hal ini.” ucap Taeyeon sambil duduk di salah satu ranjang.
“Setiap audisi besar ini diadakan, murid unggulan seperti kita akan dilatih
khusus dengan tujuan kita bisa mendapatkan kontrak dengan agency-agency itu.”
“Aku
tidak punya masalah dengan training seperti ini. Kurasa akan menyenangkan.”ucap
Seo yang diikuti anggukan Amber yang berdiri disebelahnya.
**A-Plus**
Semua
berkumpul di ruang makan pukul 12 tepat. Berbagai santapan yang ternyata dibuat
oleh Kahi dan Bom ssaem telah tersedia. Mereka memakannya dengan lahap.
“Kalian
akan memulai latihan kalian pukul 2 siang ini.” ucap Bom ssaem. “Dan kami sudah
membuat jadwal yang harus kalian ikuti.”
Leeteuk
ssaem kemudian membacakan jadwal yang harus kami ikuti selama kami disini. Mereka
harus lari pagi, latihan dance, latihan vocal, latihan memainkan alat musik,
latihan rap dan lain sebagainya.
“Kalian
akan mendalami bidang yang memang kalian ungguli tapi kalian juga harus
berlatih untuk bidang-bidang lainnya!”
**A-Plus**
Kesokan
Harinya....
Alarm
berbunyi memenuhi seluruh rumah. Para member mencoba membuka mata mereka
walaupun susah rasanya bagi mereka bangun sepagi ini terutama bagi Jessica yang
memang telah mendapat julukan sebagai ‘Sleeping Beauty’.
Jadwal
pertama hari ini adalah lari pagi. Semua orang pergi menggosok gigi dan mencuci
muka kemudian memakai training mereka.
Mereka
memulai sedikit pemanasan lalu mulai lari dipimpin oleh Leeteuk ssaem. Udara
yang terasa dingin tidak terasa lagi setelah mereka lari selama kurang lebih
setengah jam. Keringat bercucuran dan nafas mereka tersengal-sengal.
Saat
kembali ke asrama, masing-masing dari mereka langsung menegak sebotol penuh air
mineral.
“Ah,
aku capek.” ucap Jessica yang langsung jatuh terduduk di lantai.
“Aku
juga.” seru Taeyeon yang langsung terduduk disamping Jessica.
“Jangan
menyerah. Kalian harus semangat! Hwaiting!!” ucap Bom ssaem menyemangati.
“Baiklah,
anak-anak setelah sarapan dan membersihkan diri kita akan memulai latihan
menari. Mengerti. Sekarang cepat habiskan sarapan kalian!”
**A-Plus**
Jessica,
Nana, Amber, Taeyeon, Dongwoon, Key, Mir, dan CL memasuki ruang yang digunakan
untuk latihan menari sekaligus latih vocal. Terdapat sebuah piano hitam
ditengah ruangan. Mereka dapat langsung melihat pemandangan di luar karena
hanya dibatasi oleh kaca.
Setelah
mengagumi ruangan itu beberapa saat mereka lalu melakukan pemanasan selagi
menunggu Kahi ssaem datang.
“Are
you ready?” tanya Kahi dan dijawab dengan anggukan mereka. “Baiklah. Siapa yang
mau menunjukan kemampuannya padaku?”
Kahi
menyalakan musik.
Key
maju ke depan dan mulai menggerakan badannya mengikuti irama musik menunjukan
kemampuan dancenya. Tidak mau kalah, Nana dan CL juga maju ke depan dan ikut
menari bersama Key.
“Bagus
sekali! Kita punya tiga penari utama disini. Sekarang ikuti aku. One two three
four one two three four...”
Semua
mulai menirukan koreo yang diajarkan
Kahi.
“Bagus
sekali Key... Mir perhatikan iramamu... Luar biasa Amber... Jangan terlalu kaku
Sica...” komentar Kahi. “Bagus sekali. Gerakan selanjutnya! One two one two one
two three.”
Mereka
mulai mengikuti Kahi lagi dan Kahi mulai mengomentari lagi. “Dongwoon
perhatikan langkahmu... Excellent Nana... Good job Seohyun... Bagus CL... Kau
sudah berkembang Taeyeon.”
“Gerakan
selanjutnya! One two three four one two three”
Peluh
mulai membasahi kening mereka, suhu tubuh mereka mulai memanas.
“Great
job everyone! Sekarang gabungkan semua gerakan!”
“Ulangi!”
instruksi Kahi.
“Sekali
lagi!”
“Bagus
sekali. Kalian melakukannya dengan luar biasa. Minumlah dulu dan kita akan
mulai lagi.”
**A-Plus**
Jessica
berbaring di atas tempat tidurnya. Kakinya sakit sekali sehabis latihan menari.
“Sica
gwenchana?” tanya Taeng yang tiba-tiba masuk ke kamar.
“Ne,
gwenchana Taenggoo. Kakiku hanya sakit karena belum terbiasa.”
“Nado.
Kakiku juga sakit sekali. Ayo cepat bersihkan badanmu, kita akan makan siang.”
“Baiklah!”
**A-Plus**
Jessica POV
Latihan
selanjutnya adalah latihan vocal bersama Bom seonsaengnim. Aku bertekad untuk
total dalam latihan kali ini walaupun rasanya lelah sekali.
“Ada
yang ingin menunjukan sesuatu padaku sebelum kita mulai latihan? Taeyeon,
Jessica bagaimana?” tanya Bom ssaem.
Taeyeon
menatapku aku hanya mengangkat kedua bahuku ‘why not’.
Kami
meminta Seohyun memainkan piano untuk kami. Kami menyanyikan lagu yang sering
kami nyanyikan bersama dulu ‘The Greatest Love of All’ dari Whitney Houston.
I believe the
children are our future
Teach them well and
let them lead the way
Show them all the
beauty they possess inside
Give them a sense of
pride to make it easier
Let the children's
laughter remind us how we used to be
Everybody's searching for a hero
People need someone
to look up to
I never found anyone
who fulfilled my needs
A lonely place to be
And so I learned to
depend on me
[Chorus:]
I decided long ago, never to walk in anyone's shadows
If I fail, if I
succeed
At least I'll live as
I believe
No matter what they
take from me
They can't take away
my dignity
Because the greatest
love of all
Is happening to me
I found the greatest
love of all
Inside of me
The greatest love of
all
Is easy to achieve
Learning to love
yourself
It is the greatest
love of all
Taeyeon
dan aku sudah berteman sejak kami di SMA. Aku menyukainya karena dia teman yang
baik dan selalu mengerti perasaanku. Tapi sejak masuk universitas ini dan
sering dibanding-bandingkan aku jadi sedikit iri dan menganggapnya sebagai
saingan terberatku. Tapi walaupun begitu aku tidak pernah bisa sepenuhnya
menjauhi dan membencinya karena bagiku dia satu-satunya yang bisa mengerti aku
dengan baik hingga saat ini.
“Bagus
sekali Jessica Taeyeon!” puji Bom ssaem sambil bertepuk tangan dengan keras,
para member lain juga bertepuk tangan. Taeyeon memelukku sesaat.
“Menurut
hasil pembelajaran kalian selama ini Taeyeon dan Jessica adalah yang terbaik
diikuti Seohyun, CL, dan Nana.” ucap Bom ssaem sambil membolak-balik kertas di
tangannya. “Amber dan Dongwoon kemampuan kalian sudah meningkat jauh, kalian
hanya perlu terus berlatih, dan Key dan Mir kalian harus berlatih lebih keras
untuk mengejar teman kalian yang lain tapi kalian sudah melakukan yang terbaik
selama ini. Sekarang ayo kita mulai.” ucap Bom ssaem.
**A-Plus**
Author POV
Seohyun
sedang menunjukan skill bermain pianonya pada teman-temannya dan juga Leeteuk
ssaem.
“Bagus
sekali Seohyun. Sekarang giliran Dongwoon.”
Satu
demi satu dari mereka menunjukan kemampuan dalam memainkan piano. Setelah
Dongwoon, kini giliran CL, kemudian dilanjutkan Jessica.
Mereka
kemudian berpindah ke alat musik lain. Sepanjang senja itu mereka terus
menunjukan sejauh mana mereka telah menguasai instrumen musik.
“Dari
hasil yang kudapatkan Seohyun adalah yang paling menonjol dengan menguasai 3
instrumen musik piano, gitar, dan biola.”
“Gamsahamnida
ssaem.” ucap Seo.
“Kemudian
CL, Dongwoon, Jessica, menguasai piano serta Taeyeon menguasai gitar. Dan Nana,
Amber, Key, dan Mir kalian tidak menguasai apa-apa. Cobalah belajar araso?”
**A-Plus**
Latihan
terakhir adalah latihan rap bersama Kahi.
“Aku
tahu kalian sudah mengantuk, tapi kalian harus tetap semangat. Mengerti?”
“Ne,
ssaem!” sahut mereka.
“CL,
Amber, Mir, Key, Nana aku tahu kalian sudah bisa rap. Maka dari itu bisakah
kalian tunjukan padaku kemampuan kalian.”
Mereka
satu per satu mulai menunjukan kemampuan rap mereka dengan gaya dan style milik
mereka sendiri. Amber dengan gaya hip hop ala Amerikanya, CL dengan gaya
karismatiknya, serta Nana dengan gaya rapnya yang manis dan sedikit centil.
“Well
done guys. Aku akan bagi kalian ke dalam 3 kelompok. Para namja akan menjadi
satu grup, Amber akan bersama Taeyeon dan Jessica, sisanya CL, Nana, dan
Seohyun akan menjadi satu grup. Kita akan mengadakan latihan tiap malam di
sini. Setiap 4 hari sekali aku akan mengetes sejauh mana kelompok kalian telah
berkembang.”
**TBC**
Cepetkan aku ngepost lanjutannya? Hehe... Mumpung otak lagi encer dan makanya cepet jadinya... Readers jangan lupa RCL nya yah...!!
Gambar from mbah GOOGLE




No comments:
Post a Comment