Author: Salsabila Khansa (@_skhansa)
Main Cast :
- Taeyeon (SNSD),
- Jessica (SNSD),
- CL (2NE1),
- Mir (MBLAQ),
- Dongwoon (B2ST),
- Seohyun (SNSD),
- Nana (After School),
- Key (SHINee),
- Amber (f(x))
Minor Cast: Kahi, Qri (T-ara), Hyoyeon (SNSD), Tiffany (SNSD), Onew (SHINee), Gikwang (B2ST), Jonghyun (SHINee), Sooyoung (SNSD), Baekhyun (EX0 K), E-young (After School), Lime (HelloVenus)
Length: Friendship
Author message: RCL please!!
Prev: Intro+Teaser, Part 1, Part 2
**A-Plus**
Jarum
pendek jam menunjuk angka 11. Jessica, Amber, Taeyeon, Dongwoon, Key, Seohyun,
CL, dan Mir berkumpul di ruang tempat mereka biasa menerima pelajaran dari
Kahi. Sambil menunggu guru mereka, seperti biasanya mereka melakukan pemanasan
terlebih dahulu.
Sementara
itu, Nana tergesa-gesa turun dari mobilnya berlarian masuk ke gedung
universitasnya, menaiki tangga dengan tergesa-gesa, menerobos kerumunan
siswa-siswi yang memenuhi koridor. “Gawat.. terlambat ... terlambat ... permisi
... permisi!”
Dia
sampai di ruang latihan dengan nafas tersengal-sengal. “Hah.. hah..”
“Kau
kenapa?” tanya Seohyun yang melihat temannya tersengal-sengal. “Kau habis
lari-lari ya?”
“A..
aa.. air ..” ucap Nana yang masih belum bisa mengontrol nafasnya.
Seohyun
lalu mengambil air di tasnya dan memberikannya pada Nana. “Kau kenapa sih?”
tanya Seo lagi.
Nana
menarik nafas dalam beberapa kali dan akhirnya bisa mengontrol nafasnya lagi.
“Aku kira aku terlambat.” ucapnya.
“Mwo?
Memangnya kau dari mana sih? Terlambat bangun?” tanya Sica.
“Pemotretan.”
jawabnya singkat.
“Kalian
sudah pemanasan?” suara Kahi ssaem membuat mereka menghentikan pembicaraan
mereka. “Duduklah!”
Mereka
duduk dan Kahi membagikan selembar kertas pada setiap muridnya.
“Apa
ini?” tanya Dongwoon.
“Ini
sebuah formulir?”
“Tepat
sekali Key. Itu adalah formulir. Itu adalah formulir audisi yang diadakan
khusus bagi siswa unggulan sekolah seni seperti kalian, audisi ini diadakan 4
tahun sekali, disana ada tiga ada agency besar serta beberapa agency lainnya.
Ini akan membantu kalian untuk cepat debut.”
“Jadi,
ssaem menyuruh kami semua untuk ikut audisi ini?”
“Aku
tidak menyuruh kalian untuk ikut. Itu adalah undangan khusus untuk kalian.”
“Maksudnya?”
tanya CL.
“Formulir
itu dikirim khusus untuk kalian.”
“Hanya
kami ber-9?”
“Tidak.
Mereka juga mengirimkan formulir itu pada semua siswa unggulan di 3 universitas
seni terbesar di Korea. Audisi akan diadakan awal Januari. Tapi mereka
memberikan formulir itu pada kalian sekarang, itu berarti kalian diberikan
waktu kurang lebih 1 bulan untuk memaksimalkan bakat kalian. Baiklah, kukira pelajaran
selesai sampai disini dan jangan lupa pikirkan itu baik-baik. Aku tunggu kalian
besok disini di jam yang sama. Ok?”
“Hanya
ini? Tidak ada pelajaran?” tanya Nana.
“Ne.”
Jawab Kahi pasti.
Mereka
semua melihat formulir yang ada di tangan mereka, memikirkan keputusan terbaik
apa yang mereka harus ambil.
“Kurasa aku akan ikut. Ini kesempatan yang
sangat bagus bukan?” ucap Key.
Semua
mengangguk mendengar ucapan Key.
**A-Plus**
Keesokan
harinya, dijam yang sama mereka berkumpul di ruang latihan menunggu Kahi ssaem
datang. Masing-masing dari mereka memegang formulir yang telah terisi oleh data
pribadi mereka masing-masing.
“Aku
takut sekali, bagaimana kalau aku tidak lolos?”
“Tenang
saja, kita pasti bisa lolos audisi itu.”
Suara
langkah kaki Kahi menghentikan percakapan mereka. “Annyeonghaseyo.” Sapa mereka
serentak.
“Anyeong.
Bagaimana kalian sudah memutuskan?”
“Ne~”
Satu
per satu dari mereka maju mengumpulkan formulir itu. “Wah~ sudah kusangkan
kalian semua akan ikut. Kalian pintar sekali.” Puji Kahi. “Audisi ini akan
sangat ketat dan berat jadi kalian harus bekerja keras.”
“Ne~”
sahut mereka lagi.
“Sekarang
ikut aku.” perintah Kahi.
Mereka
mengikutinya, keluar ruang latihan, melewati koridor yang ramai oleh para siswa
yang menatap mereka dan akhirnya mereka berakhir di ruang rapat yang biasanya
digunakan para guru untuk meeting.
“Duduklah!”
Lampu
mulai diredupkan dan Kahi juga duduk bersama mereka. “Kalian tahu apa yang akan
kita lakukan disini?”
Sepi,
tidak ada yang menjawab.
“Kalian
tau kan bahwa ada tiga universitas seni unggulan di Korea kan? Universitas ini,
Seoul Art College, dan Kyunghee Art Universitas. Seperti yang kubilang kemarin,
yang mendapat undangan khusus untuk mengikuti audisi ini bukan hanya kalian. Hari
ini aku akan menunjukan saingan-saingan kalian yang perlu kalian antisipasi.”
Kahi
mulai menekan tombol remot yang berada di depannya dan layar pun mulai menyala
dan sebuah foto muncul di layar besar itu.
“Lee
Qri. Jika kalian sering ke bar mewah di Seoul kalian pasti sudah mengetahuinya.
Seorang DJ terkenal serta kemampuan akting yang mengesankan.” Jelas Kahi.
Kahi
kembali menekan tombol dan foto berikutnya muncul.
“Kim
Hyoyeon, keahliannya menari dan menjadapat julukan Dancing Queen. Keahlian
dancenya bukan lelucon dan tidak diragukan lagi. Keahlian dancenya telah diakui
bahkan sejak dia kecil.“ jelasnya lagi.
“Stephanie
Hwang atau lebih akrab dipanggil Tiffany Hwang. Merupakan putri bungsu dari
pemilik perusahaan Hwang Corporation. Lahir dan besar di Los Angeles dan fasih
berbahasa Inggris. Tunangan dari aktor serta anak pemilik perusaan Hyundai,
Choi Siwon. Dia dapat bernyanyi dengan sangat baik, dapat menari dengan baik,
juga menguasai alat musik suling.” Jelas Kahi. “Jessica?”
“Ne?”
“Kau
mengenalnya bukan?”
Semua
mata memandang Jessica.
“Ne,
dia sahabatku sewaktu aku tinggal di L.A” jawab Jessica yakin.
“Bagaimana
menurutmu? Apa dia saingan yang berat?”
“Kurasa
begitu. Kemampuannya serta pengaruh keluarganya membuat dia menjadi saingan
yang berat.” komentar Jessica.
“Lee
Jinki atau mungkin lebih akrab dipanggil Onew. Memiliki suara yang indah dan
dapat membuat setiap wanita serasa menjadi Juliette.”
“Lee
Gikwang. Tidak ada wanita yang tidak jatuh hati padanya. Wajahnya, tubuhnya,
serta bakatnya dalam dunia dance menjadi titik lebihnya. Dan yang terpenting
semua dancer di Korea pasti tau namanya.”
“Kim
Jonghyun. Keahliannya adalah bernyanyi. Dia mempunyai vocal yang kuat dan
sangat bagus.”
“Kalau
Tiffany merupakan tunangan dari Choi Siwon, dia adalah adik kandung dari Choi
Siwon, Choi Sooyoung. Bakatnya? Dia seorang pemain biola andalan di kampusnya,
juga seorang penari yang cukup hebat.”
“Byun
Baekhyun dengan vokal dan tampangnya, kurasa tidak akan ada masalah baginya
untuk debut sebagai artis SM. Ayahnya juga merupakan pemilik dari sebagian
besar departement store besar di Korea.”
“Noh
E-young. Kalian tidak bisa meremehkan gadis yang satu ini! Dia bisa memainkan 6
alat musik, gitar, bass, drum, piano, flute hingga cello. Tidak hanya itu, dia
juga ahli dalam popping & locking serta balet.”
“Kim
Hye Lim atau lebih akrab dipanggil Laim. Skill rap, dance, serta menyanyinya
tidak usah diragukan lagi. Selain itu dia juga sudah sering melakukan
kolaborasi dengan beberapa artis besar dalam membuat lirik rap.”
Layar
kosong. Kahi pun berbalik dan menatap murid-muridnya menunjukan senyumanya.
“Kesepuluh orang ini adalah orang-orang yang akan mengikuti audisi itu. Kalian
harus mengantisipasi mereka ini!”
Semua
muridnya mengangguk mengerti. “Sekarang pulanglah! Istirahat dan persiapkan
diri kalian sebaiknya. Dan...” semua mata memandang Kahi dengan serius,
menunggu kalimat terakhir yang akan diucapkan Kahi. “Dan besok kalian harus
datang pukul 5. Araso?”
Dengan
langkah anggunnya Kahi berjalan keluar meninggalkan murid-muridnya.
“Kita
harus datang jam 5? Yang benar saja!” protes Mir.
**TBC**
Akhirnya, bisa ngupdate lagi nih viewers. Semoga suka deh ya. Dan jangan lupa RCL nya yah :)











No comments:
Post a Comment